Gurun Tertua dan Paling Mematikan






Taman Nasional Namib-Naukluft adalah taman nasional dari Namibia meliputi bagian dari Gurun Namib (dianggap gurun tertua di dunia) dan pegunungan Naukluft . Dengan luas keseluruhan 49.768 km 2, Namib-Naukluft adalah taman permainan terbesar di Afrika dan keempat terbesar di dunia. Daerah paling terkenal dari taman Sossusvlei , yang daya tarik utama pengunjung di Namibia.




Selalu ada misteri yang tersimpan di hamparan padang pasir. Di Namibia, ada kawasan padang pasir yang paling mematikan bagi wisatawan. Benarkah?



Taman Nasional Namib-Naukluft, tepatnya di tengah Gurun Pasir Namibia, memiliki 2 tempat yang dianggap paling mematikan. Tempat itu adalah Sossusvlei dan Dead Vlei atau yang berarti Rawa Mati.

Di Sossusvlei, tidak ada hamparan pasir atau tanah, melainkan tanah liat dan menjadi kawasan palingkering di taman nasional ini. Dari Atlas Obscura, tanah liat di sana juga mengandung garam, yang membuatnya makin kering.



Saat panas, tanahnya jadi keras dan gersang. Ketika disiram hujan atau basah, tanah ini jadi lengket, layaknya tanah liat yang diberi air. Setiap 5-10 tahun sekali, kawasan ini dialiri air dari Sungai Tsauchab. Sossusvlei menjadi ujung perjalanan dari aliran sungai tersebut.

Setiap air yang melewati kawasan tersebut, bisa dengan cepat mengering diserap oleh tanah tersebut. Tak heran jika Sossusvlei dijuluki sebagai "tempat tanpa jalan kembali".

Tak jauh dari sana, ada juga Dead Vlei yang dikelilingi bukit pasir dengan tinggi 900 meter ini. Rawa ini tidak hanya mengabisi aliran air sungai tapi juga pepohonan yang kebetulan hidup di sana. Tentu pohon-pohon tersebut akan mati karena keringnya tanah tersebut.



Namun, saking panasnya, bahkan batang pohon di sana tak bisa membusuk. Akhirnya, berdirilah batang-batang pohon mati yang sudah sangat mengering, yang menambah kesan dramatis dari kawasan tersebut.



Diperkirakan, pohon-pohon yang ada di sana sudah berumur lebih dari 1.000 tahun. Sedangkan dulunya, Sungai Tsauchab juga melewati kawasan itu. Tapi karena perubahan cuaca ekstrem, gundukan pasir pun terbentuk dan memutus aliran sungai ke sana. Ini otomatis menjadikan kawasan Dead Vlei semakin tandus dan mematikan.

Jika penasaran, Anda pun bisa menengok langsung kawasan ini. Jaraknya sekitar 70 km dari pintu masuk taman nasional. Salah satu momen terbaik yang bisa didapat di sini adalah saat sunrise atau sunset. Juga saat malam jika ingin menikmati kerlip bintang. Sebagai salah satu kawasan dengan langit paling bersih di dunia, melihat fenomena langit akan sangat sempurna di sini.
Share on Google Plus

My mujib suhartadi

Siapakah Satriamandala ? Hanya Seseorang yang memiliki hoby menulis dan mencoba hal - hal baru khususnya yang berhubungan dengan teknologi internet :)
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Terima kasih telah berkunjung ke situs www.athba.net. Mari berpartisipasi untuk berbudaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk ajang diskusi, berbagi ilmu dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berkomentar. Jangan berkomentar out of topik. dilarang keras menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. DILARANG KERAS MEMASANG LINK HIDUP DI KOLOM KOMENTAR. Pengunjung yang baik adalah mereka yang selalu meninggalkan jejak komentar di setiap artikel tanpa spam.