http://www.athba.net/

Athba.net | Seorang fotografer yang sudah 10 tahun memotret berbagai suku terpencil di afrika bernama tariq zaidi dan lebih dari 30 negara di Afrika. telah ia abadikan. Salah satunya suku mundari di sudan selatan. Sudan selatan adalah salahsatu negara di afrika yang paling tak stabil akibat konflik berkepanjangan.Setiap tahun, sekitar 350.000 sapi dan lembu dicuri. Sementara lebih dari 2.500 orang tewas akibat berebut ternak. Setidaknya 50.000 orang diperkirakan tewas sejak konflik dimulai di negara tersebut pada akhir tahun 2013.
Konflik yang menyebabkan Suku Mundari hidup secara nomaden, hidup dengan menggiring ternak mereka ke manapun. Mereka tidak berani ke kota dan memilih hidup di semak-semak. Ada yang unik namun sedikit menjijikkan (menurut sebagian orang) kebiasaan orang-orang suku mundari. apa itu? mereka biasa  menyiram kepala dan tubuh dengan urin sapi adalah salah satu cara mereka mencegah infeksi kulit serta membiarkan rambut mereka rusak. Tak hanya di situ suku mundari juga mereka juga meminum susu segar langsung dari puting sapi. Suku Mundari juga mengolesi tubuhnya dengan abu yang terbuat dari sisa pembakaran kotoran sapi.tu seperti bedak yang mengandung antiseptik dan pengusir nyamuk alami, juga menawarkan perlindungan dari teriknya matahari Sudan pada mereka dan ternaknya.

Sapi memang menjadi bagian penting dari kehidupan suku mundari,saking pentingnya, Suku Mundi akan melindungi sapi mereka dengan nyawa miliki. Malahan, senapan digunakan untuk menembak pencuri sapi.

"Hewan ini diperlakukan seperti anggota keluarga. Bagi mereka, sapi sudah seperti anjing yang begitu disayang," ujar Tariq seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa(17/05/2016).

"Sapi akan tidur bersama anggota keluarga, menaburi abu pencegah gigitan nyamuk di tubuh sapi, sampai memastikan sapi-sapi itu mendapat tanah yang lembut dan bersih untuk beristirahat," tambah Tariq.


Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke situs www.athba.net. Mari berpartisipasi untuk berbudaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk ajang diskusi, berbagi ilmu dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berkomentar. Jangan berkomentar out of topik. dilarang keras menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. DILARANG KERAS MEMASANG LINK HIDUP DI KOLOM KOMENTAR. Pengunjung yang baik adalah mereka yang selalu meninggalkan jejak komentar di setiap artikel tanpa spam.