Athba.net | Jika dengan teknologi yang semakin maju sekarang, pembangunan jembatan pasti menggunakan bahan-bahan bangunan terbarukan agar lebih kuat dan tahan lama, tapi tahukah kamu ada jembatan terbuat dari kayu yang berusia ratusan tahun, tidak itu saja, ukuran yang panjang menambah keunikan jembatan kayu tersebut. di manakah itu? Myanmar punya sebuah jembatan kayu yang super panjang, 1.200 meter. Di jembatan ini, wisatawan bisa menikmati indahnya danau sekaligus menyelami sejarah jembatan unik ini.
Jembatan U Bein yang terletak dekat kota bersejarah di negara yang dulu di kenal bernama burma, Amarapura, membentang sepanjang 1.200 meter melintasi Danau Taungthaman. Seperti dilansir dari situs MyanmarBurma.com, jembatan tersebut merupakan jembatan kayu jati yang terpanjang dan tertua di dunia.

                         http://www.athba.net/

Dibangun pada pertengahan 1800 oleh penguasa wilayah U Bein dengan bahan kayu jati yang berasal dari tiang bekas istana lama. Peristiwa itu terjadi ketika pemimpin saat itu, Raja Mindon, memutuskan untuk memindahkan ibukota ke Mandalay.


Seiring waktu, beberapa pilar kayu telah digantikan dengan pilar beton untuk memperkuat struktur jembatan. Tujuannya agar jembatan dapat terus berfungsi untuk menunjang kehidupan penduduk lokal, sekaligus menjadi tempat tujuan wisata.

Amarapura dibangun pada Mei 1783 sebagai ibukota dari Dinasti Konbaung. Ibukota berada di sana hingga tahun 1857, ketika Raja Mindon mulai membangun ibukota baru di Mandalay, 11 kilometer ke arah Utara dari Amarapura.

Dikarenakan keuangan negara yang menipis sebagai akibat dari perang kedua Anglo-Burma pada 1852, Mindon memutuskan untuk menggunakan kembali material dari Amarapura dalam pembangunan di Mandalay. Istana kerajaan lama dibongkar dan dipindahkan oleh gajah ke lokasi baru.

Tembok kota diturunkan dan dijadikan bahan material untuk jalan dan jalur kereta. Sedangkan kayu sisa dari istana dan kuil dijadikan bahan baku bangunan dan jembatan.

Jembatan terdiri dari dua segmen 550 dan 650 meter, jarak dengan sudut sekitar 150 °. Jembatan ini berdiri di log di 1086, beberapa di antaranya kini digantikan oleh pilar beton.

http://www.athba.net/
Jembatan ini memiliki arti penting bagi pejalan kaki penduduk setempat, terutama selama musim hujan


Jembatan U Bein Bridge dibangun sekitar tahun 1850 (menurut sumber lain - di akhir abad XIX) jati. Untuk pembangunan kayu penggunaan jembatan yang tersisa dari bekas istana kerajaan di Ava.


http://www.athba.net/
di sisi amarapura dengan kehidupan yang sangat bersahaja

http://www.athba.net/
Perahu-perahu yang menunggu wisatawan untuk berkeliling di danau taungthaman


Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke situs www.athba.net. Mari berpartisipasi untuk berbudaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk ajang diskusi, berbagi ilmu dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berkomentar. Jangan berkomentar out of topik. dilarang keras menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. DILARANG KERAS MEMASANG LINK HIDUP DI KOLOM KOMENTAR. Pengunjung yang baik adalah mereka yang selalu meninggalkan jejak komentar di setiap artikel tanpa spam.