Athba.net | Kembali membicarakan tentang tempat ekstrim di antartika. Setelah artikel terdahulu tentang pencemaran di "King George Island" yang disebabkan oleh pembangunan fasilitas penelitian di antartika. Artikel berikut adalah beberapa pusat penelitian di antartika yang ditinggalkan.

Antartika adalah salah satu tempat paling terpencil di bumi . Medan yang tak ramah bagi manusia, terutama karena gumpalan es yang tak terduga, suhu yang membeku dan angin kencang, semua merupakan tantangan bagi siapa pun, terutama para ilmuwan dan peneliti mencoba untuk melakukan berbagai penelitian disana. Saat ini, di beberapa tempat di daerah beku tersebut dihiasi dengan sisa-sisa bangunan, rumah dan fasilitas penelitian yang dibangun oleh beberapa ilmuwan yang paling berdedikasi di dunia. Jelajahi 10 stasiun penelitian dan pos-pos ilmiah yang ditinggalkan di Antartika berikut ini.

1. Stasiun Dobrowolski


http://www.athba.net/

Awalnya, fasilitas penelitian milik Polandia ini adalah milik Soviet dinamakan Bunger Oasis. Kemudian berganti nama Dobrowolski ketika Polandia menguasainya,karena lokasi stasiun yang sangat unik yaitu di salah satu oase arktik yaitu salah satu tempat yang terkadang mempunyai suhu yang sangat bersahabat di arktik. Suhu di sini bisa mencapai di atas 0 derajat, sungguh suhu yang jarang terjadi di arktik. dan meskipun ada perbedaan ekstrim antara suhu malam dan siang hari,masih bisa terlihat batu-batu disini telanjang tanpa tertutup salju.

Karena lokasi dan iklim yang unik, stasiun itu bertahan cukup lama. Para peneliti di sana melakukan pekerjaan merekam pengukuran magnetik dan gravitasi, pemantauan radiasi, dan merekam iklim di tempat yang relatif hangat di benua beku itu.

Stasiun tetap beroperasi dan mempunyai peran penting sepanjang tahun 1970-an, ketika para peneliti yang bekerja di sana mempelajari gerakan gletser dan mencatat informasi lebih lanjut tentang kawasan yang unik. Lebih banyak pekerjaan dilakukan dengan pengukuran radiasi, udara dan suhu tanah, dan tekanan atmosfer. Pada 2010, stasiun ini masih sesekali dikunjungi,tetapi beberapa tahunterakhir sudah ditinggalkan sama sekali.


2. Mawson Huts

http://www.athba.net/

Pada saat banyak penjelajah sedang menuju ke Antartika untuk menjadi yang pertama pada pencapaian sesuatu,seorang Sir Douglas Mawson memiliki tujuan yang berbeda, keluarga Mawson pindah ke Australia ketika dia baru berusia 2 tahun, dan ketika berumur 16 tahun, ia diterima di Universitas Sydney dan pada1907- 1909 dia bersama sir ernest henry shackleton terlibat dalam ekspediti antartika.
Dia kembali beberapa tahun kemudian, dan ekspedisi telah memetakan pantai di antartika, menjelajahi hampir 6.500 kilometer, mencatat sejumlah besar data meteorologi, merekam dan menggambarkan tanah dan hewan laut baru, dan merekam geomagnetik selama 18 bulan.

Mawson huts, lama ditinggalkan oleh para penjelajah yang pernah menggunakan lima bangunan kecil untuk bertahan hidup. Situs ini juga pernah digunakan secara singkat oleh ekspedisi Inggris yang lain pada tahun 1931, Sementara beberapa situs Antartika lainnya masih terawat dengan baik dalam upaya pelestarian, pondok Mawson telah ditinggalkan, bahkan sebagian besar, dalam kondisi yang sama ketika ditinggalkan.



3. Leningradskaya

http://www.athba.net/

fasilitas penelitian milik rusia, Leningradskaya dibuka pada bulan Februari 1971, berada di Oates Coast yang berada diketinggian. Ini adalah tempat yang menantang karena selain lokasi yang tinggi itu berarti banyaknya aktivitas badai di tempat ini, namun tempat ini juga sangat berharga bagi mereka  yang belajar tanah berbatu Antartika, karena sekitar sepertiga dari wilayah leningradskaya bebas dari salju dan lapisan es.Tidak mengherankan, salah satu tujuan utama dari dibangunnya stasiun ini adalah untuk memantau aktivitas meteorologi.

Angin yang bergerak konstan, dan berbeda selama setiap musim. Angin paling parah diukur pada Juli 1989, ketika peralatan meteorologi di Leningradskaya mencatat hembusan angin mencapai 78,3 m / detik. Stasiun leningradskaya juga merupakan tempat awal pembentukan es tahunan, sebagian besar disebabkan karena suhu yang tidak naik disaat di musim panas seperti halnya di daerah lain.Stasiun ini ditutup pada tahun 1991.



4.Basis W.

http://www.athba.net/

Basis W adalah nama dari sebuah pos Inggris didirikan pada tahun 1956 dan ditinggalkan pada tahun 1959. Tujuan asli dari bangunan ini adalah untuk mengumpulkan data meteorologi, melakukan survei topografi dan melakukan pengukuran geologi. Selain aktif menjadi rumah bagi sejumlah ilmuwan selama bertahun-tahun, basis w juga pernah digunakan Pangeran Phillip selama berkunjung ke pangkalan Inggris di Antartika pada 1957.

Setelah Basis W didirikan, baru diketahui bahwa es di sekitarnya adalah sangat tidak stabil. Tidak ada cara yang dapat diandalkan untuk memasok apapun dari luar ataupun sebaliknya; pada musim dingin tahun 1958,terbentuk lapisan es padat yang jauh lebih kuas sehingga memblokir jalur kapal pemasok. bahkan, kapal pemecah es tidak bisa melewati, dan satu-satunya jalur untuk mencapai pos basis w adalah dengan kereta anjing sejauh 25 km. pada tahun 1959 basis w resmi di tutup



5. Pole of Inaccessibility

http://www.athba.net/

Pada tahun 1958, sekelompok penjelajah dan ilmuwan rusia mencapai titik terjauh dari laut di antartika. Ini juga tempat terdingin di bumi, dengan rata-rata, sekitar suhu -58,2 C (-72 F). Mereka mendirikan sebuah pondok kecil dan membawa pasokan makanan dan bahan bakar untuk bertahan selama enam bulan, pos terpencil hanya dipakai dari 14 Desember-26 Desember 1958. Selama mereka tinggal dengan waktu yang singkat, mereka mempelajari seismik, pengukuran gravitasi, dan mengumpulkan data meteorologi. Berbagai bagian barang yang dibawa dari tim ditinggalkan pada tanggal 18 Desember karena dianggap jarak yang terlalu jauh untuk penggunaan jangka panjang.

Selama bertahun-tahun, pondok telah dikunjungi beberapa penjelajah untuk berbagai kepentingan. Rusia kembali mengunjungi pos pada tahun 1964, dan Amerika juga menggunakan pos pada tahun yang sama. Ketika mereka tiba, mereka menemukan catatan dari para pendahulu mereka dari Rusia. tapi sekarang, pos sudah terkubur oleh salju dan es.


6. Omond House

http://www.athba.net/

Omond House adalah fasilitas penelitian ilmiah yang sedikit aneh.
Ini adalah pos untuk bernaung anggota ekspedisi antartika Skotlandia 1902-1904 , uniknya adalah pos terlihat seperti benar-benar sesuatu yang Anda mungkin temukan di pedesaan Skotlandia yang hijau bukan di Antartika yang beku. Didirikan pada bulan April 1903, bangunan batu dibuat dari berton-ton batu yang digali dari gletser di dekatnya dan diangkut dengan kereta luncur.

Dibangun sebagai dukungan pos untuk stasiun cuaca terdekat; pembangunan pos untuk ekspedisi Skotlandia merupakan gagasan William Speirs Bruce. Tidak dapat mendapatkan dukungan finansial dari pemerintah Inggris, ia membiayai perjalanan dengan dana pribadi dan membuat kemajuan besar dalam penelitian Antartika oseanografi dan meteorologi. Ekspedisi tidak hanya mendokumentasikan waktu mereka di sana, tetapi juga semua perjalanan ke kutub selatan.



7. Nordenskjold, Snow Hill Island

http://www.athba.net/

Snow Hill Pulau adalah pos untuk ekspedisi Swedia di Antartika. sebagian dari kru ada di sana untuk alasan ilmiah dan sebagian lagi untuk tujuan ekspedisi perburuan paus. Terlepas dari konflik yang agak menonjol dan berbagai kepentingan, ekspedisi menghasilkan kemajuan dan informasi tentang geologi dan iklim daerah, bersama dengan pengukuran oseanografi dan temuan di bidang zoologi dan botani.

Pondok Nordenskjold yang cukup kecil, berukuran (6 x 8 meter) dengan hanya tiga kamar tidur, area dapur dan ruang kerja utama. Salah satu sisi pondok ditopang oleh dua papan kayu untuk menyangga dinding.

Ini salah satu bangunan tertua yang tersisa di Antartika, dan itu adalah rumah bagi enam anggota ekspedisi selama dua tahun. Terletak di pantai timur laut dari Snow Hill Island. pondok masih meninggalkan beberapa artefak asli yang ditinggalkan oleh para ekspedisi, meskipun telah menjadi sasaran perusakan dan juga karena faktor usia. Sekarang, seluruh pulau dan pondok nondenskjold terbuka untuk pengunjung meski dalam jumlah yang dibatasi, dan situs terdaftar pada bagian dari Perjanjian Antartika di Situs Bersejarah dan Monumen.


8. Almirante Brown Station

http://www.athba.net/

Stasiun penelitian yang awalnya dibangun oleh pemerintah Argentina sebagai pos penelitian ilmiah, Almirante Brown berada di teluk paradise yang sangat indah, meskipun sangat dingin.
Pada tahun 1984, seorang anggota tim sains yang ditempatkan di sana membakar bangunan ketika salah satu kapal pasokan mereka sedang bersiap-siap untuk meninggalkan mereka. ia membakar stasiun agar kapal membawa mereka semua kembali ke iklim hangat. Argentina membangun kembali pos untuk digunakan pada musim panas saja, sedang di musim dingin hanya menjadi srang penguin.

Sekarang, pos tersebut adalah rumah bagi koloni penguin Gentoo. Fasilitas yang menghadap ke Teluk, di mana terdapat serangkaian gumpalan es permanen yang merupakan rumah bagi anjing laut, burung laut, dan paus. Tempat yang sangat indah dan menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan.



9. Basis Y, Pulau Horseshoe

http://www.athba.net/

Sementara banyak dari fasilitas penelitian berusia puluhan tahun yang menunjukkan kehancuran tidak hanya karena usia juga karena suhu dingin, kondisi brutal Antartika, pos milik Inggris adalah basis penelitian di Pulau Horseshoe adalah sesuatu dari keunikan.

Secara resmi bernama Basis Y, pada awalnya didirikan sebagai sebuah fasilitas penelitian bagi para ilmuwan mempelajari geologi, meteorologi, dan topografi. Karena pada tahun1950 pemetaan permukaan jauh lebih sulit, Basis Y di paki sebagai titik pos untuk tim peneliti yang akan menghabiskan waktu hingga berbulan-bulan pada waktu bepergian di seluruh antartika.

Tidak seperti banyak pondok penelitian yang digunakan dalam tahun 1970-an dan 1990-an, Basis Y sebagian besar tetap tidak berubah sejak pertama kali penggunaannya. Selain bangunan utama, ada juga tempat untk anjing dan tempat pembuatan kereta luncur .Peralatan peneliti ilmiah yang digunakan beberapa dekade lalu masih ada, bersama dengan barang-barang dari peralatan dapur hingga furnitur.

Secara resmi diakui sebagai situs bersejarah, stasiun dalam kondisi baik sehingga  kadang-kadang masih digunakan oleh personel ekspedisi ilmiah lainnya yang kebetulan berada di daerah itu.



10. Basis E, Stonington Island

http://www.athba.net/

Fasilitas penelitian yang didirikan di Stonington Island dan bernama Basis E dipergunakan dalam periode yang berbeda. Pada tahun 1946, didirikan oleh Dependensi Survey Kepulauan Falkland , tapi di tutup pada tahun 1950 karena kesulitan dalam pengiriman pasokan. Dibuka kembali pada tahun 1960, ketika itu digunakan sampai akhir tahun 1975.

Ekspedisi kemudian difokuskan terutama pada studi meteorologi, geologi, dan glasiologi. Ekspedisi biasanya berlangsung selama beberapa bulan pada satu waktu.

Selama operasi dibeberapa periode, para peneliti di Base E bekerja bersama peneliti Amerika di dekatnya. Kedua negara saling berbagi informasi dari foto udara, dan semua informasi yang dikumpulkan diberikan kepada kedua ekspedisi.
Ketika dihidupkan kembali sebagai basis operasional pada tahun 1960, beberapa bangunan ditambahkan - termasuk sebuah pondok utama baru 2 lantai. Bangunan utama asli terbakar pada tahun 1974, tapi sekarang, upaya konservasi sedang direncanakan untuk melestarikan keadaan bangunan lainnya.

baca yang juga menarik "foto ikonik abad 21" dan "10 mata-mata top selain matahari"





loading...

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke situs www.athba.net. Mari berpartisipasi untuk berbudaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk ajang diskusi, berbagi ilmu dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berkomentar. Jangan berkomentar out of topik. dilarang keras menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. DILARANG KERAS MEMASANG LINK HIDUP DI KOLOM KOMENTAR. Pengunjung yang baik adalah mereka yang selalu meninggalkan jejak komentar di setiap artikel tanpa spam.