Meski bukan benar-benar emas 24 karat, tetapi sejumlah pohon eucalyptus di Australia dihiasi oleh daun-daun emas. Pohon yang tumbuh di atas deposit emas yang berada hingga 40 meter di bawah tanah mengandung logam berharga tersebut di daun-daunnya.

Mempelajari dedaunan bisa menunjukkan adanya cadangan emas di kawasan terpencil yang sulit dicari menggunakan alat-alat konvensional. "Kenyataan bahwa pohon-pohon ini mampu mengambil emas dari kedalaman yang seperti itu merupakan kejutan besar bagi kami," kata Mel Lintern dari lembaga penelitian Australia, CSIRO.

Pada dua lokasi di kawasan Australia Barat, Lintern dan rekan-rekannya mendemonstrasikan bahwa emas diserap melalui jaringan pembuluh pohon dan disimpan di daun. Konsentrasinya bahkan bisa mencapai 100 parts per billion.

Eksperimen laboratorium menunjukkan bagaimana sebagian emas tersebut larut sebagai ion pada air, yang kemudian dihisap oleh akar. Menurut Lintern, emas sendiri merupakan racun bagi tanaman, sehingga mereka membungkusnya dalam kristal kalsium oksalat sehingga tidak mempengaruhi fungsi sel.

Hasil uji menunjukkan bahwa pohon bisa digunakan untuk menemukan deposit emas di kawasan yang sulit dijangkau dan menyulitkan penggalian. Lintern menyebutkan, metode ini efektif hingga sejumlah perusahaan mungkin sudah mengetahuinya, namun tidak mengungkapkannya.
loading...

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke situs www.athba.net. Mari berpartisipasi untuk berbudaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk ajang diskusi, berbagi ilmu dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berkomentar. Jangan berkomentar out of topik. dilarang keras menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu. DILARANG KERAS MEMASANG LINK HIDUP DI KOLOM KOMENTAR. Pengunjung yang baik adalah mereka yang selalu meninggalkan jejak komentar di setiap artikel tanpa spam.