Sekarang ini sedang marak kasus korupsi di Tanah Air kita. KPK sedang gencar-gencarnya melakukan penyelidikan terhadap semua pejabat dan pengusaha terkait. Hal ini pantas saja dilakukan mengingat imej Indonesia yang sudah terkenal di mata dunia sebagai negara terkorup keempat.

Adakah orang-orang yang korupsi di negera lain selain Indonesia? Jawabannya pasti ada.

Daftar 10 pemimpin dunia paling korup di bawah ini, akan menjadi bukti bahwa korupsi tidak hanya terjadi di Indonesia, dan sudah ada sejak zaman dulu.
1. Soeharto



Presiden Indonesia kedua yang menjabat paling lama di antara presiden-presiden yang lainnya, yaitu 32 tahun (1967-1998). Mantan orang nomor satu di Indonesia ini dinilai sangat baik dalam memimpin negara karena dia selalu menitik-beratkan pada pembangunan nasional dan perekonomian negara. Setelah puluhan tahun memerintah, baru diketahui kalau dia pun melakukan korupsi besar-besaran. Tahun 1998 menjadi pergolakan yang besar untuk menggulingkan kekuasaan Suharto.
2. Ferdinand Marcos



Ferdinand adalah presiden Filipina yang kesepuluh. Ia menjabat sebagai presiden dari Desember 1965 sampai Februari 1986. Sistem pemerintahannya yang tidak jauh berbeda dengan Soeharto, yaitu memfokuskan pada perkembangan ekonomi dan pembangunan negara. Sayangnya, itu hanyalah kedok untuknya melakukan korupsi besar-besaran dalam pemerintahannya.
3. Joseph Estrada




Wikipedia

Joseph adalah presiden Filipina dengan masa jabatan selama 3 tahun, dari 1998-2001. Rupanya, korupsi yang ada pada masa pemerintahan Ferdinand Marcos belum sepenuhnya hilang. Buktinya, Joseph pun masih ketahuan dengan tindakan korupsinya pada saat menjadi presiden. Pemerintahan presiden yang dulunya seorang bintang film ini, juga digulingkan rakyatnya dengan revolusi People Power, sehingga dia pun bernasib sama dengan Soeharto dan Ferdinand Marcos.
4. Mobutu Sese Seko



Mobutu pernah memimpin Zaire yang sekarang dikenal dengan Republik Demokratik Kongo. Keberhasilannya menjadi presiden pada 1965 bukanlah hasil pilihan rakyat Kongo, melainkan Mobutu mengkudeta masa pemerintahan Presiden Kasavubu. Dia baru resmi dipilih menjadi presiden pada tahun 1970. Sejak saat itu, dia menjadi orang paling berkuasa di Kongon dengan masa jabatan 27 tahun lamanya. Lagi-lagi presiden ini bernasib sama dengan keempat presiden di atas, yaitu diturunkan secara paksa melalui sejumlah pemberontakan yang sengaja diarahkan kepadanya.
5. Sani Abacha



Sani mengawali kariernya dalam bidang kemiliteran sebelum akhirnya menjadi presiden Nigeria dari 1993 sampai 1998. Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh Sani ialah kediktatoran. Selama 5 tahun memerintah, ditemukan bahwa sejumlah uang negara keluar untuk keperluan pribadi Sani dan keluarganya.
6. Slobodan Milosevic



Dia menjadi presiden Serbia dari 1989-1997, kemudian dia menjabat sebagai presiden Yugoslavia dari 1997-2000. Tidak hanya tuduhan korupsi saja yang menjatuhkan kursi kepresidenannya, tapi juga kejahatan perang yang tidak berperikemanusiaan.
7. Jean-Claude Duvalier



Dia adalah anak dari diktator Haiti, Francois Duvalier yang mendapat julukan Papa Doc. Pada masa kepemimpinannya, Jean-Claude dikenal dengan sebutan Baby Doc, karena mengikuti cara kepemimpinan ayahnya, yaitu kediktatoran. Dia ketahuan menggelapkan dana negara dan mengambil milyaran dollar bagi keperluan pribadinya. Selain itu, pemerintahannya berbau penindasan dari segi politik dan ekonomi, sehingga rakyat pun bangkit melayangkan protes.
8. Alberto Fujimori



Dia memang berdarah Asia tapi dia berhasil menjabat negara bagian Amerika Selatan, yaitu Peru selama 10 tahun (1990-2000). Di tengah popularitasnya dalam masa pemerintahan yang gemilang itu, muncullah skandal korupsi yang langsung menenggelamkan ketenarannya sebagai presiden. Selain itu, dia juga tersandung kasus dengan dakwaan menjadi orang di balik sebuah pembunuhan sadis.
9. Pavlo Lazarenko




Guardian

Pavlo adalah seorang politikus asal Ukraina yang kemudian menjadi Perdana Menteri Ukraina. Dia terlibat kasus pencucian uang dan menggelapkan sejumlah uang negara.
10. Arnoldo Aleman



Dia adalah Presiden Nikaragua yang ke-81 dengan lama menjabat dari 1997-2002. Dia dituduh menyembunyikan korupsi besar-besaran yang terjadi dalam kabinet pemerintahannya.

Itulah kesepuluh pemimpin dunia yang terlibat kasus korupsi dan terjerat kasus hukum lainnya sehingga pemerintahan mereka digulingkan rakyatnya dengan paksa. Lagi-lagi, Indonesia termasuk di dalamnya.
loading...

Post a Comment